How to Move Your Multiply Content to Blogspot

This is a how-to-tutorial about how you should surrender and move on. Sebelum Multiply mengumumkan akan menghentikan jasa blog di situsnya, saya sudah beralih ke WordPress. E-commerce ala Multiply sangat mengganggu ketentraman saya menulis blog. Komentar yang biasanya berisi feedback menarik telah dikotori dengan komentar pedagang yang menumpang promosi secara sembarangan. Bahkan, halaman blog sudah berhias iklan pembersih hitam ketiak sampai barang-barang bayi.

Saya pikir keduanya bisa berjalan beriringan, e-commerce dan blog. Karena sebagai blogger di Multiply saya toh pernah membeli ponsel di layanan jual-beli ini. Ternyata, metode ini belum bisa mesra. Malah saling membantai. Rasanya bukan saya seorang yang perlahan meninggalkan Multiply karena lajur e-commerce ini semakin agresif memenuhi sekat-sekat dalam halaman blog.

Ada yang membuat petisi penyelamatan blog Multiply. Saya pikir itu sia-sia karena keputusan bisnis di sini bukan soal sentimentil dan romansa terbentuknya sebuah komunitas. Ketika blog hanya menjadi beban kapasitas pengembangan e-commerce yang dirasa lebih menguntungkan, penghapusan itu hanya soal waktu. Dalam sebuah talkshow, saya pernah langsung menanyakan ke pihak Multiply. Inilah langkah pivot mereka untuk keberlangsungan perusahaan.

Saya menilai migration tools yang layak menjadi salam perpisahan yang indah dari Multiply. Setidaknya itu memperlihatkan bahwa perusahaan itu peduli pada kenangan-kenangan yang terjalin dari interaksi sosial di dalam sebuah posting blog. Banyak teman-teman virtual yang telah menjadi nyata di Multiply. Jejak-jejak mereka seharusnya tidak terhapus karena perubahan orientasi bisnis perusahaan yang mewadahi interaksi ini. Begitulah jejak ini direkam Multiply dengan migration tools yang mendukung perpindahan konten berikut komentarnya. Bahkan, hingga tag yang menandainya.

Perpisahan ini belum sempurna kendati 1 Desember 2012 ini Multiply akan mati. Migration tools belum memberikan jasa mulus memindahkan konten video dan foto ke Blogspot. Bahkan, belum mendukung WordPress yang sudah menjadi pilihan blogging yang umum. Mereka memilih Tumblr terlebih dulu. Tapi, tidak menutup kemungkinan tentang pengembangan migrasi ke WordPress.

Kemarin malam saya khusus membuat Blogspot untuk memindahkan konten Multiply. Melalui blogpost ini saya akan membagi caranya. Mudah saja kok. Tidak sampai 15 menit apabila kecepatan koneksi internet sedang murah hati. Berhubung teman-teman saya banyak yang menanyakan cara migrasi konten, maka sekalian saja saya buat tutorial-nya.

1. Login ke Multiply.com. Insert username and password. Choose My Site. Multiply sudah memberi notifikasi ketersediaan export tools untuk migrasi konten pada bagian atas halaman blog. Pilih “Click here to learn more” untuk mengetahui pilihan yang migrasi yang tersedia dan baca salam perpisahan dari Multiply.

2. Anda bisa memilih cara migrasi sesuai selera. Pilihan ini ada di bawah avatar ketika Anda membuka blog dengan memilih My Site.

Download Media: bisa digunakan untuk pengguna layanan blog yang belum di-support export tools Multiply, seperti WordPress. Ini juga bermanfaat untuk pengguna Blogspot dan layanan lain yang ingin menyimpan semua kontennya dalam laptop. Perlu dicatat, export tools untuk Blogspot tidak dapat memindahkan semua konten secara sempurna. Anda akan kehilangan galeri foto di Multiply karena hanya satu foto yang selamat dalam blogpost. Video dan musik juga tidak bisa dipindahkan. Di sinilah peran opsi ini agar Anda bisa menambahkannya ke dalam blogpost.

Export to Blogger: Blogger itu Blogspot.

Keuntungan cara migrasi ini:

  • Anda bisa langsung memindahkan konten secara otomatis. Tidak perlu upload ulang satu per satu.
  • Komentar dan tag bisa ikut pindah secara otomatis. Ini bagian terbaiknya.

Kekurangannya:

  • Hanya konten yang ditandai untuk “Everyone” yang bisa dipindahkan. Apabila ada konten yang ditandai private, maka tidak bisa ikut hijrah.
  • Galeri foto, konten video, dan musik tidak bisa dipindahkan juga. Gunakan opsi Download Media.

Export to Tumblr: saya belum mencobanya. Kata teman saya sih komentar di blogpost akan hilang. Nanti akan saya update apabila sudah saya praktikkan.

3. Berhubung sedang membahas Blogspot, pilihkan export to Blogger. Multiply akan mengirimkan e-mail untuk link download export tools. Tapi, Anda juga akan dialihkan ke halaman ini apabila telah login dengan akun Multiply. Di sini Anda akan melihat Export Status. Arahkan mouse ke opsi “download” dan klik kanan untuk memilih “save link as” untuk menyimpan unduhan file xml yang beguna dalam proses migrasi.

4. Jika unduhan file xml sudah selesai, silahkan login ke Blogspot Anda. Temukan opsi “Settings” atau “Setelan” pada halaman dashboard blog.  Pada bagian terbawah, ada opsi “Lainnya” atau “Others”. Setelah di-klik, lihat pada bagian teratas sebelah kanan ada opsi “Impor blog” dan tekanlah.

5. Jreeng…muncullah layar pop-up yang mengantarkan langkah impor blog. Unggah file xml yang tadi diunduh dengan menekan “Choose File”. Jangan lupa masukkan captcha, checklist pilihan “Terbitkan semua entri yang diimpor secara otomatis”, dan tekan tombol “impor blog”.

6. Biasanya Anda bisa menemukan file yang baru diunduh di folder Downloads. Setelah menekan tombol “Choose file”, Anda akan otomatis diarahkan untuk memilih file xml yang akan dimuat. Setelah memilih file, tekan tombol open.

7. File xml sudah siap unggah apabila nama file tertulis di samping tombol “Choose file”. Ketik dua kata yang tampil di atas boks. Tekan tombol “Impor blog” dan tunggu sampai proses selesai. Lihat tanda titik melingkar di samping tombol “impor blog”.

8. Voila, blogpost Anda di Multiply sudah langsung berpindah ke Blogspot. Notes, blog, foto, link, dll sudah ada. Anda bisa memilih mana yang akan diterbitkan di Blogspot.

9. Hei, lihat! Komentar blogpost Anda di Multiply juga masuk ke Blogspot.

10. Saatnya menyeleksi blogpost yang akan Anda terbitkan di Blogspot. Buka judul, tentukan setelan entri (bisa menambahkan lokasi), dan tekan tombol “Publikasikan”.

11. Nah, seperti ini tampilan blog baru dengan konten lama. Tanggal blogpost akan menyesuaikan dengan waktu Anda memuatnya di Multiply dulu. Foto ilustrasi blogpost juga langsung dipindahkan.

12. Tanggal post, tag (yang berganti nama menjadi labels), dan komentar bisa tampak di Blogspot.

13. Galeri foto berubah menjadi blog dengan satu foto saja 😦 Anda bisa menambahkannya dengan menggunakan opsi Download Media dan unggah kembali ke Blogspot secara manual.

14. Lihat semua label untuk mengetahui tulisan-tulisan yang sudah masuk. Anda bisa mengecek blogpost yang belum berhasil dipindahkan dari Multiply. Apabila Anda masih melihat tulisan merah “Diimpor”, tandanya tulisan itu baru dipindahkan dan belum dipublikasikan di Blogspot. Buka satu per satu untuk menerbitkannya di Blogspot. Selamat berpindah ke lain hati!

Beginilah perceraian itu bermula. Seperti yang dikatakan petinggi Multiply ketika talkshow itu, masih banyak layanan blog yang lebih baik. Tapi, awal saya memilih Multiply memang karena ruang kapasitas penyimpanan foto yang lebih besar. Dari Multiply, saya sudah mendapat banyak. Berlibur gratis ke Singapura, ponsel, tawaran pekerjaan, teman baik, pertolongan, dan masih banyak lagi. Begitulah dunia internet. Friendster, MySpace, dan nanti Facebook atau Twitter bisa menghilang dari jagad maya. Seperti manusia, semua bisa mati kapan saja. Ketika sesuatu itu mati, simpanlah kenangannya dan bergeraklah ke tempat yang baru.

Advertisements

One response to “How to Move Your Multiply Content to Blogspot

  1. Pingback: How to Export Photo& Video from Multiply | JURNALIN·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s