Menonton Raja Bollywood Bersama Wardah

Menjadi blogger itu sungguh menyenangkan. Kali ini saya mendapat kesempatan bertamasya bersama kosmetik Wardah ke Sentul. Tujuan kami menyaksikan kepiawaian Raja Bollywood, Shah Rukh Khan (SRK). Sabtu, 8 Desember 2012 menjadi hari yang sangat seru!

Saya melewatkan momen menyaksikan dia dulu. SRK pernah menggelar pertunjukkan di Jakarta pada 2002. Produser MD Entertainment bersama promotor Java Musikindo bisa menarik lagi SRK ke Indonesia di sela jadwal syuting yang padat untuk konser di sini.

Term “konser” memang agak membingungkan untuk aktor. Apalagi dalam film Bollywood, bukan suara SRK yang asli menyanyikan lagu-lagu di dalamnya. Setiap film India selalu menyertakan playback singer untuk menyanyikan lagu-lagu di dalam filmnya. SRK hanya tinggal berjoged dan lipsync saja.

Salah satu playback singer yang terkenal untuk film-film SRK yakni Sukhwinder Singh. Chaiyya Chaiyya (Dil Se) dan Dard-E-Disco (Om Shanti Om) menjadi contoh peran penting Singh di balik ketenaran SRK. Tapi, SRK juga pernah menyanyi untuk lagu “Apun Bola” dalam film Josh dan lagu Sattar Minute dalam Chak De! India. Tapi, hasilnya tidak semerdu penyanyi playback itu. Lantas, apa yang membuat orang sampai ada yang merogoh kocek Rp15 juta untuk menyaksikan konser lipsync seorang aktor?

Saya teringat ucapan Yasmin Ahmad dalam kuliah TEDxKL. Ketika itu dia bercerita pengalamannya menjadi juri festival film. Dia ditanya aktor favoritnya oleh juri lain. Dia menjawab Shah Rukh Khan.

“Shah Rukh Khan, two buckets of charisma! Can not act, can not sing, look a bit like Bangla worker, BUT he got charisma.”

SRK lahir dengan nama “Shahrukh” yang berarti “wajah raja”. Mungkin karisma raja itulah yang mengantarnya pula menjadi penguasa kerajaan Bollywood. Raja ini telah bermain dalam 75 judul film dan memiliki kekayaan net US$ 540 juta. Konser lipsync-nya pun telah mengumpulkan ribuan orang memenuhi Sentul International Convention Center. Saya salah satunya. Bahkan, sebanyak 6500 tiket habis terjual dengan harga Rp500ribu hingga 3,5 juta.

Sabtu siang itu Jakarta macet luar biasa. Sisa hang over (kehujanan, bukan mabuk) liputan Djakarta Warehouse Project masih memberikan lelah di badan. Ditambah langit begitu mendung. Tapi, demi SRK, saya menuju fX, Senayan. Rombongan media dan blogger berkumpul dulu untuk makan siang.

Saya mendapatkan goody bag dari Wardah berisi kain dan bindi untuk berdandan ala India. Kami pun foto-foto dulu sebelum berangkat. Sepanjang perjalanan pun seru tertawa bersama teman saya, Dinda. Ada games yang seru di bus memperebutkan seperangkat make-up dari Wardah. Celetukan MC, “Mekanisme, eh komunisme, eh nepotismeee!” itu yang paling membuat kami terbahak.

Sesampai SICC langit mendung dan tanah basah. Penonton sudah mengantre di bawah tenda menuju pintu masuk. Melihat panjangnya antrean, saya dan Dinda memutuskan untuk makan malam bekal dari Wardah dulu. Beruntung kami menemukan spot cukup nyaman, bersih, dan ada colokan untuk charging ponsel.

Sekitar pukul 19.00 sempat terjadi keributan. Penonton memaksa gate dibuka. Bahkan, sempat ada penonton yang pingsan karena berdesakan. Mungkin mereka sudah terlalu lama menunggu. Saya lihat liputan di TV, ada yang sudah datang ke venue sejak pagi. Melihat kekacauan itu, saya dan Dinda memutuskan masuk setelah pintu dibuka saja.

Saya mendapat tiket kelas C dari Wardah. Duduk di atas bagian tengah. SICC ini sungguh megah dan nyaman sekali untuk menonton konser.

Bipasha Basu membuka malam itu dengan tarian energik dengan mengenakan busana khas India. Bipasha menampilkan aura seksi dan memesona ala film Bollywood.

Bipasha Basu
Bipasha Basu

Preity Zinta tampil menggemaskan seperti biasa. Mengusung tarian dengan tema disko. Dia sempat turun panggung mendatangi penonton VIP sehingga menimbulkan kehebohan. Aktris yang beradu akting dengan SRK dalam Kal Ho Naa Ho ini berganti busana dari tank top putih dan rok mini menjadi busana tradisional India berwarna pink.

Preity Zinta
Preity Zinta

Panggung “Shahrukh Khan: Temptation Reloaded” ini juga sangat mengagumkan. Panggung luas dengan satu tingkat dan layar lebar yang menampilkan video kompilasi setiap artis yang akan tampil.

Temptation Reloaded stage
Temptation Reloaded stage

Tiba giliran Rani Mukerjee yang sempat membuat “demam” Kuch Kuch Hota Hai merajalela di tanah air. Bahkan, sampai ada sinetron yang meniru ceritanya dulu.

Rani

Sebelum SRK masuk panggung, video mengenai kegilaan fans memujanya diputar. Saya teringat fans bayaran yang menggoncang-goncang mobil Tom Cruise saat syuting di India. Di sana, bintang lokal lebih dipuja daripada bintang sekelas Cruise. Jadi, bisa dibayangkan histeria fans ketika berjumpa sang Raja Bollywood.

SRK menyapa dengan “Assalamualaikum”. Menunjukkan posisinya sebagai seorang muslim di tengah salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar.

Semua berjalan baik-baik sampai ketika SRK mengajak salah satu penggemar naik panggung. Semua perempuan langsung menjerit iri hati. Bahkan, sampai ada yang mengumpat tentang asal negara penggemar itu, Malaysia. Ya ampun*tepok jidat.

SRK fans

Sultan Djorghi dan Annisa Trihapsari juga diajak ke pentas untuk drama menjinakkan bom dan diculik.

SRK sultan

Ketika konser hampir selesai, SRK beserta bintang lainnya turun menyapa penggemar di tempat VIP. Semua penonton dari berbagai penjuru turun berebut menyalami SRK dkk. Area VIP pun menjadi kolam manusia.

SRK last

Konser ini agak absurd sebenarnya. Belakangan malah menjadi membosankan. Awalnya seru menyaksikan tari-tarian India. Tapi, terlalu banyak yang tampil. Ada penyanyi hingga bocah-bocah penari yang mengulur waktu hingga larut malam. Mungkin akan lebih menarik apabila ada ceritanya sehingga terasa seperti menonton film Bollywood. Toh, sudah ada tiga aktris dan satu aktor papan atas. Dibanding hanya sekadar menyaksikan konser lipsync.

Tetap menyenangkan juga menyaksikan tarian dengan kekuatan produksi konser yang atraktif. Apalagi itu raja Bollywood, SRK. Suasana menonton pun sangat nyaman. Pulang-pulang dapat bingkisan body butter dan body scrub dari Wardah. Terima kasih, Wardah 🙂

Advertisements

One thought on “Menonton Raja Bollywood Bersama Wardah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s